Royalties II


Bron: Wikipedia.nl

Lanjutkan pengantar:

Lampung, yang dikenal sebagai (De) Lampongs di zaman kolonial, adalah provinsi Indonesia. Terletak di bagian paling selatan pulau Sumatra dan berbatasan dengan provinsi Bengkulu dan Sumatra Selatan. Populasi Lampung adalah 6.654.354 (sensus 2000). Sebagian besar (75%) dari populasi Lampung saat ini adalah keturunan pendatang dari Jawa, Madura dan Bali. Para imigran ini datang sendiri untuk mencari tanah pertanian, tetapi juga dalam kerangka program transmigrasi pemerintah, di mana Lampung adalah salah satu tujuan pertama dan paling penting. Teluk tempat Lampung berada disebut Keizersbaai di era kolonial. Lampung dibagi menjadi dua belas kabupaten dan dua kota.

 


* Sultan Iskandar Muda 1593 - 1636

Sultan Agung 1593 - 1645


* Sultan Hassanuddin

  1631-1670

* Raden AriaWira Tanu I Bupati

  Cianjur ke-1 Masa jabatan

  1681–1691

* Pangeran Diponegoro


* Sultan Mahmud Badaruddin II of Palembang

* Sultan Ahmad Syah Radja Keradjaan Asahan Pertja-Timoer.

* Sultan Ma'mun Al Rashid Perkasa Alamyah


* Diponegoro lahir 11-11-1785 Yogyakarta. Meninggal di Makassar, Sulawesi 8-1-1855.

* Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I (nama lahir Raden Mas Said, lahir di Kartasura, 7 April 1725 – meninggal di Surakarta, 23 Desember 1795 pada umur 70 tahun) adalah pendiri Praja Mangkunegaran.

* Pangeran Antasari


* Gambar-foto pahlawan Nasional Indonesia

  Tuanku Imam Bonjol.

  1774-1804

* Boepatti Karta Natta Negoro

  1865.

* Raden Aria Koesoemadininggrat

  Bupati Galuh.

  1879.


* Hamengkubuwono III (1769-1814), Sultan of Yogyakarta

* Family from the Sultan of Solo 1869

* Hamengkubuwana IX


* Raden Saleh 1870

* Raden Mas Toemenggoeng Tjondronegoro (ook Poerwolelono genaamd), regent van Koedoes. 30 jaar.

* Minangkabau Nobleman.


* Istriku Ratoe van Pakoe Boewono IX

  Susuhunan van Surakarta, Woodbury

  &  Page,  Rijksmuseum  Amsterdam

  1868 - 1872.

  * Bupati Probolinggo, Merekomendasikan

          Toemenggoeng Soeroadinegoro,

          dengan dua anak perempuan baju leher

          panjang yang tinggi

* Portret van de regent van Banjoemas met     vrouwen.


* Kapitan Pattimura 1782 - 1817 Leader of an big fight against the Dutch on Ambon island Saparua.

* Teunku Imam Bonjol He was the founder of the State Bonjol 1772 - 1864.

* Teuku Umar 1840 - 1899 Leader of a guerrilla campaign against the Dutch.


* Teungku Chik Di Tiro 1836 - 1891 He volunteered and joined the guerrillas in their base in Gunung Miram.

* Surjopranoto 1872 - 1959 First son of the Prince.

* Abdul Muis 1886 - 1959 Important member of the Minangkabau.


* Djenderal Sudirman 1916 - 1950 High officer during the National revolution.

* Mohammad Husni Thamrin 1894 - 1941 with his wife. Politicus and activist.

* Ki Hadjar Dewantara 1889 - 1959 Critical politicus about the Dutch Regime.


* The XI Sultan of Siak, Tengku

   Ngah Syed Hashim

* The Royal Regent of Siak, Tengku Besar       Syed Syagof.

* DYMM Sultan Assyaidis Syarif Qasim Abdul Jalil Syaifuddin II (Sultan Syarif Qasim II). Sultan Siak sri indrapura terakhir marhum Rumbai. Masa memerintah 1915-1946.


* Sultan Aji Muhammad Alimuddin

  Sultan Kutai

  1899-1910

* Sultan Hamengkoe Buwono VII  Yogyakarta,  secara umum seragam Angkatan Darat Hindia Belanda - Sekitar tahun 1910

* Wanita Jawa dari kalangan

   bangsawan atau tinggi


* Potret Bupati Bandung

  Sekitar 1875

* Bupati Tjiandjoer dengan putrinya Oetie     1910

* Sampaikan Ajoe, istri seorang bupati di   Surabaya. Kira-kira 1890


* Sultan of Sulu, Indonesia

* Bupati Sumedang Raden Adipati Soeria   Atmadja (kanan) bersama keluarganya,   sekitar 1899

* Sundanese Regents, West Java

  Sekitar 1890


* The Raja of Karangasem with his

  nephew, early 1900.

* De Soesoehoenan van Bali

  early 1900.

* Pakoe Alam IV van het Prinsdom Pakoe Alam uit Djogjakarta, Midden-Java circa 1870


* Crown Prince of Surakarta 

  after 1900.

* Putra mahkota dari Yogyakarta Pangeran      Adipati Anom Amengkoenegoro. 1895

* In 1920 werd de tot regent van Bandoeng  Tjandjoer, R. Wira Nara Koesoema benoemd.


* Anak Agoeng Ketoet, zoon en troonopvolger.

* Potret wanita Jawa dengan kipas, sekitar       1900.

* Een van de zonen van Mangkoe Negoro van Solo met Serimpi danseressen.


* Martanagara, patih van Soemedang.

  circa 1882.

* Raden Mas Toemenggoeng Tjondronegoro, regent. Early 1900.

* Portret van de erfprins van Solo. 1860-1900


* Inilah Foto Karakter Wajah

  Perempuan Asli Indonesia

  Tahun 1800-an

* Prins Tedjokoesoemo zoon van Sultan Hamengkoe Boewono VII van Yogyakarta  Circa 1930

* Wied Patikraja: B A N J O E M A S (Tempo Doeloe)


* Sultan Syarif Kasim II of Siak and his wife, 1910-1920. The last Sultan of Siak who ceded his kingdom to the Republic of Indonesia.

* Portret van de kroonprins van Koetai waarschijnlijk de latere Sultan Ali Muhammad Alimuddin in bruidskleding. Collectie Tropenmuseum Amsterdam Holland.

* Pakubuwana X


* Siak, Sumatera - Kesultanan Siak Sri Indrapura. Sultan Siak, Syarif Kasim

* Vorstelijk echtpaar Kangdjeng Pangeran Angabei Sakalijan met echtgenote. 1890 (na)

* Princess Gusti Nurul - Gusti Noeroel.


* Hamengku Buwono VIII, Woodbury & Page, 1865 - 1890 - Rijksmuseum

* Een prins uit het huis van de Soesoehoenan Pakoe Boewono IX

van Soerakarta, Midden Java. Ca 1870

* Regent van Tjiandjoer Raden Adipati Prawira Diredja. 1894-1900


* Woman from Java, Royal level.

* Raden Adjeng Kartini, born on 21-04-1879

in Jepara, died in Rembang 17-09-1904. Was a aristocrate and feminist heroe of Indonesia.

* Head of a village.


* Raden Adepatti Aria Soeria di Redja.

Regent di Cheribon ca. 1870

* Istri Mangkunegoro VI th 1866

* Sultan Sulu Muhammed Jamalul Kiram


* Raden Mas Ario Purwodiningrat 1910

* Bupati Banboeng 1920

* Sultan Hamengo Buwono IX 

   Yogjakarta 1939-1988


* Paku Boewono X 1932

  Surakarta.

* Sri Sultan Hamengkubuwana X and Queen   Consort Gusti Kanjeng Ratu Hemas of   Indonesia

* Pakubuwono Ratu Mas 1920 Surakarta


* Aceh, Sumatra, Indonesia.

  Woman from the Tengku Panglima

  Polem family.

* Riau Nobleman and Royalty

* King of dayak kahayan


* First minister of Buton. Buton

  people, Buton island.

* Papua Leader, Indonesia

* Maha Patih Keraton Surakarta, KGPH Panembahan Agung Tejowulan. The royals of Surakarta, Indonesia